Cerita Lucu Akibat Doa Kurang Detail

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi sebuah cerita lucu bernuansa Kristen tentang doa. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari cerita ini.

Doa kurang detail

Horas,
Cerita lucu ini di ceritakan oleh Bishop Gereja Methodis Indonesia  sekaligus Ketua PGI Wilayah Sumut Pdt. D. Manurung. Inti ceritanya, kalau berdoalah sebutkanlah permintaanmu dengan jelas dan detail kepada Tuhan. Dan segala sesuatu yang diberikan Tuhan adalah yang terbaik.

Heado tabegei halak martangiang manang mungkin hita sandiri martangiang songonon:
"Tuhan nangpe so dipangido hami tu Ho, alai nunga diantusi Ho aha na ringkot dihami."
Ini namanya doa ecek-ecek.

Nunga adong korban nion, sahalak ruas ina nanaeng mangalului rongkap ni boruna.
Curhat ma inantai tu pandita.
"Amang, aku mau nyari jodoh untuk boruku, udah kubilang sama Tuhan, Tuhan berikan jodoh terbaik untuk boruku."

Dibegei Tuhan do nian tangiang ni inantai. Dang sadia leleng nai diluahon halak ma boru nai. Alai dang las rohani inantai, malah gabe tangis-tangis curhat tu pandita i muse.
"Huhuhuhu... diluahon halak boru ku amang."
"Tapi dulu inang mau borunya cepat nikah, sekarang udah diluahon halak kok malah nangis?" Inna pandita i.
"Huhuhu... iya, tapi profesinya supir angkot." Inna inantai muse.

Dungi disungkun panditai ma muse.
"Dulu inang ada ngga minta profesi helamu i direktur?"
"Nggak" huhut sai tangis.
"Polisi?" 
"Nggak?" 
"Jadi apa nya inang minta?"
"Nggak ada kuminta, cuma kubilang yang terbaik menurut Tuhan."
"Kalau gitunya inang, supir angkot pun baiknya menurut Tuhan. Kan itunya permintaan inang"

Hehehee...
Makanya kalo berdoa mintalah dengan jelas, tapi jangan lupa katakan kehendak Mulah yang jadi.

4 Responses to "Cerita Lucu Akibat Doa Kurang Detail"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. Mampir gan di blog ane yah : tentangprodukgoogle .blogspot .com ...terimakasih bnyak sbelumnya.. Salam satu saudara..

    ReplyDelete

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kawan!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel