Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Keuntungan Menikah Dengan Pariban

Keuntungan Menikah Dengan Pariban-
Menurut suku Batak pariban adalah sepupu yang sebaiknya menjadi pasangan hidup kita. Tetapi bukan semua sepupu merupakan pariban, ada juga sepupu yang disebut ito atau iboto, yang ini tidak boleh dinikahi.


Pariban

Siapakah yang termasuk pariban?

Bagi kamu yang tidak mengetahui siapa yang menjadi pariban kita, berikut ini penjelasannya. Jika kita seorang laki-laki yang menjadi pariban kita adalah anak perempuan dari saudara laki-laki ibu kandung kita. Demikian sebaliknya jika kita seorang wanita, pariban kita adalah anak laki-laki dari saudara perempuan ayah kita.

Apakah semua pariban boleh dinikahi?

Meskipun arti pariban adalah orang yang semestinya kita nikahi, namun tidak semua pariban boleh dinikahi. Istilah ini dalam bahasa Batak disebut "Pariban naso boi olion" (pariban yang tidak bisa dinikahi). Mengapa pariban tersebut tidak boleh dinikahi? Ada dua jenis pariban naso boi olion, berikut penjelasannya:

1. Pariban naso boi olion karena marga yang sama.

Ada kalanya marga kita dan marga pariban kita sama, tentu saja suku Batak menganggap pernikahan dengan marga yang sama adalah ilegal menurut adat. Penyebabnya adalah, perkawinan antara dua orang dengan marga ibu yang sama. Misalnya pengantin laki-laki ibunya adalah boru Hutapea begitu juga pengantin perempuan ibunya boru Hutapea. Disini secara adat sebenarnya si laki-laki menikah dengan berenya, dan si wanita menikah dengan tulangnya, memang tidak tulang atau bere kandung.

Sehingga si pengantin laki-laki akan memanggil pariban kepada anak perempuan dari saudara laki-laki ibu si pengantin wanita. Karena dalam adat Batak ada peraturan, tulang pihak istri adalah tulang suami dan namboru pihak suami adalah namboru istri sedangkan namboru pihak istri dianggap orang tua suami dan tulang pihak suami dianggap orang tua istri, dipanggil dengan sebutan amangtua atau amanguda tergantung urutan kelahiran orang tua masing-masing.

2. Pariban naso boi olion karena merupakan pariban lae kita
Sebenarnya ini sama saja dengan pariban yang semarga, bedanya disini marganya berbeda. Lae yang dimaksud disini adalah saudara laki-laki dari istri kita. Tulang dari istri kita adalah tulang lae kita juga. Sehingga kita memanggil pariban juga kepada anak perempuan dari tulangnya lae kita.


Nah, kita tidak boleh menikahi pariban lae kita, apalagi paribannya kandung heheh... itu namanya merebut jatah orang.

Setelah kita mengetahui pariban yang boleh dan tidak boleh dinikahi sekarang kita membahas apa sih untungnya menikah dengan pariban? Biar enggak penasaran, langsung saja saya bagikan ulasan saya.

Keuntungan menikah dengan pariban

Inilah keuntungan menikah dengan pariban yang harus kamu ketahui.

1. Tidak perlu repot-repot mencari cewek buat

PDKT


Bagi kamu yang memiliki niat untuk menikah dengan pariban, kamu diuntungkan karena tidak perlu capek-capek PDKT dengan cewek-cewek lain. Kamu sudah punya sasaran siapa yang harus didekatin, sehingga gak perlu chat sana-sini lagi.

2. Tidak perlu waktu untuk saling mengenal

Kamu tidak perlu lagi mencari tahu asal-usul, bibit bobot dari paribanmu karena sudah saling mengenal. Bahkan antar orang tua pun sudah saling kenal sehingga keraguan dan tanda tanya apakah calon pendamping hidupmu orang baik-baik tidak perlu dicari tahu lagi.

3. Mempererat hubungan kekeluargaan

Dengan menikahi pariban, berarti kamu sudah mengikat dua keluarga dalam ikatan yang lebih erat. Kalau sebelumnya hubungan kekeluargaan hanya dari hubungan saudara pihak ayah atau ibu, sekarang diperkuat oleh perkawinan anak mereka.


Selain itu, untungnya menikah dengan pariban segala kekurangan kita lebih mudah diterima oleh keluarga pasangan kita dan sama-sama pengertian.

Membahas keuntungan menikah dengan pariban rasanya tidak adil jika tidak membahas kekurangan menikah dengan pariban. Apa sajah sih kerugian menikah dengan pariban?

Kekurangan menikah dengan pariban

Berikut ini kekurangan kerugian jika menikah dengan pariban.

1. Tidak menambah saudara

Jika kamu menikah dengan pariban, tentu saja yang menjadi keluargamu itu-itu saja. Karena sebelumnya antar kedua pihak sudah memiliki hubungan kekeluargaan.

2. Dicap tidak bisa mencari pacar dan terkesan dijodohkan

Zaman sekarang orang yang menikah dengan paribannya memang terkesan dijodohkan oleh orangtua karena alasan tertentu atau ada anggapan kamu tidak pandai PDKT dengan wanita. Tidak usah terlalu dipusingkan, yang penting kalian saling mencintai.

3. Resiko penyakit yang menyerang keturunan

Menikah dengan pariban masih tergolong perkawinan satu garis keturunan. Sebuah studi mengatakan 40% keturunan tingkat satu dari perkawinan sedarah lahir dengan cacat fisik bawaan, atau cacat intelektual parah. Bukan berarti jika kamu menikah dengan pariban akan mendapat keturunan yang memiliki kelainan genetik atau sakit-sakitan.

Nah, demikianlah ulasan tentang keuntungan dan kerugian menikah dengan pariban. Apakah kamu tertarik untuk menikah dengan pariban? Semua itu tergantung pribadi masing-masing.
Heffri Hutapea
Heffri Hutapea Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu.

5 comments for "Keuntungan Menikah Dengan Pariban"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. Ruginya kalo udah punya pacar pilihan sendiri harus putus dan ditinggalkan karena mau ga mau harus nurut sama orang tua, jadinya jodoh ditangan orang tua

    ReplyDelete

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kawan!!